Mudahnya membuat Visa Pelajar (Student Visa) ke Jepang

Bagi agan-agan sekalian terutama yang berminat studi lanjut ke Jepang, mengurus Visa sekarang jadi semakin mudah. Mungkin agan-agan sudah baca beberapa pengalaman mengurus Visa ke Jepang di beberapa blog yang menyebutkan susahnya mendapatkan Visa ke Jepang, atau banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengurus Visa ke Jepang. Yang saya alami hari ini (Rabu, 19 Agustus 2015) jauh dari bayangan saya yang tadinya saya pikir akan ribet. Disini saya akan berbagi pengalaman untuk mengurus Visa Pelajar ke Jepang dengan beasiswa dari Indonesia (LPDP). Untuk pengalaman mendapatkan beasiswa dan apply universitas mungkin di lain waktu akan saya ceritakan :) .

Untuk kasus saya, saya akan mengurus Visa Pelajar ke Jepang untuk Studi S3 dengan beasiswa LPDP (BPRI). Kebetulan saya tinggal di Jawa Timur yang termasuk wilayah yurisdiksi (wilayah kerja) Konsulat Jendral Jepang di Surabaya, jadi saya harus mengurus Visa di Surabaya. Untuk wilayah yurisdiksi yang lainnya bisa dilihat di website Kedutaan Besar Jepang [1].  Informasi tentang visa juga tersedia di website kedutaan besar jepang [2].

Untuk jam kerja Konjen Jepang sesuai yang dicantumkan di website:

Hari Senin – Jumat, (kecuali pada hari libur nasional dan libur Kedutaan)

Pengajuan Permohonan Visa : pk. 08:30 – 12:00
Pengambilan Paspor : pk. 13:30 – 15:00

Jadi silahkan datang pada waktu yang telah tersedia dengan membawa dokumen yang dibutuhkan. Adapun dokumen yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

1. Formulir permohonan Visa + FOTO

Bisa di download di website di referensi atau minta saja di loket saat ke Konjen Jepang, jika bingung mengisi bisa langsung tanya, petugasnya sangat membantu.

Untuk foto sediakan foto latar belakang warna putih ukuran 4.5 cm x 4.5 cm (1 lembar saja, nantinya ditempel di formulir). Syarat fotonya lebih lengkap mungkin bisa dilihat di website referensi.

2. Fotokopi KTP

Sediakan fotokopi KTP di kertas A4.

3. Paspor

Sediakan paspor asli yang masih berlaku.

4. Certificate of Eligibility (CoE)

CoE ini didapatkan dari universitas tempat kita akan belajar. Jika kita telah diterima di Universitas di Jepang, setelah kita mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari Universitas, maka pihak administrasi disana akan meminta kita mengisi, melengkapi, dan mengirimkan (by email) dokumen untuk pengajuan CoE. Durasi pengajuan CoE berkisar antara 3-4 minggu setelah dokumen lengkap dikirim dan dikonfirmasi pihak administrasi universitas. CoE asli akan dikirim by post (misal EMS) ke alamat kita. Nah, setelah CoE ditangan kita, baru kita mengurus Visa. Jadi perlu diperhatikan timeline kita mengurus CoE, mengurus Visa, dan tanggal keberangkatan agar Visa dapat kita peroleh tepat waktu.

 

Itu saja, YA ITU SAJA, 4 dokumen itu sajalah yang diperlukan untuk mengurus Visa Pelajar ke Jepang! Setelah dokumen tersebut dilengkapi dan diserahkan ke loket pengurusan Visa ke konjen jepang, kita akan mendapat tanda terima yang digunakan untuk mengambil Visa sekitar 4 hari kerja setelahnya. Mudah sekali bukan?

Bagaimana dengan tiket pesawat, apakah kita harus pesan dulu sebelum apply Visa?

TIDAK, untuk isian formulir silahkan ditulis perkiraan berangkat kapan tanggalnya dan kira-kira pakai maskapai apa.

Apakah perlu menyediakan rekening bank dengan jumlah tertentu untuk apply Student Visa?

TIDAK, untuk kasus saya, sebenarnya saya telah menyiapkan fotokopi rekening bank dan Letter of Guarantee (LoG) dari LPDP tapi ternyata tidak diperlukan. Dugaan saya karena sebenarnya mengenai biaya hidup disana telah dikonfirmasi saat kita membuat CoE sehingga tidak diperlukan lagi double checking untuk biaya hidup selama disana saat apply Visa.

Apakah ada biaya untuk apply Visa? 

ADA, untuk agan-agan yang mengurus Visa Pelajar dengan beasiswa selain beasiswa MEXT/Monbusho/Monbukagakusho ada biaya yang harus dibayarkan dapat dilihat di referensi standar biayanya [2]. Untuk beasiswa LPDP biaya ini akan di-cover, dengan sistem reimburse asalkan nota pembayaran atas nama kita dari konjen Jepang kita dapatkan.

Pergi ke Jepang mungkin salah satu impian masa kecil saya yang insyaAllah akan tercapai sebentar lagi. Meskipun berat karena harus meninggalkan keluarga tercinta tapi semoga dengan niat yang baik perjalanan ini dibarokahi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bismillahitawakkaltu alallahi wa lakhawla walaquwwata illa billah.

 

Referensi:

[1] http://www.id.emb-japan.go.jp/conind.html

[2] http://www.id.emb-japan.go.jp/visa.html

 

 

 

 

Nilai MK Penerapan Komputer, Sistem Kontrol, TPPB

Nilai Penkom DMM BDA DFA YHD 2014-FINAL

Nilai Siskon 2014 BDA DFA YHD

Nilai TPPB Kelas H dan K – DWI – DFA 2014

 

Perhatikan persyaratan Remidi sebelum mendaftar dan perkirakan apakah dengan Remidi akan membantu meningkatkan nilai saudara atau tidak.

Categories: Uncategorized Tags:

Radiasi Matahari Terrestrial (Seri artikel Energi)

Energi surya merupakan salah satu energi alternatif terbarukan yang mulai populer digunakan di Indonesia. Dalam mempelajari sistem dan teknologi energi surya terlebih dahulu kita harus mengetahui sifat-sifat dari sumber energinya yaitu matahari terutama sifat-sifat dari sinar matahari yang sampai ke permukaan bumi (radiasi terrestrial).

Pada artikel ini kami ingin berbagi pengetahuan sederhana yang mendasar jika kita berbicara mengenai radiasi matahari terestrial. Radiasi matahari terestrial adalah radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi. Secara umum radiasi terestrial ini diukur pada permukaan horizontal dan disebut sebagai radiasi matahari global horizontal (global horizontal solar radiation). Radiasi matahari global horizonta dapat disimbolkan dengan Gth (total horizontal). Satuan yang digunakan untuk mengukur radiasi matahari ini adalah Watt/m2. Gth yang diterima pada suatu permukaan horizontal di atas bumi terdiri dari tiga komponen yang diberi nama radiasi langsung (Direct/Beam radiationGbh), radiasi sebar (Diffuse radiationGdh), dan radiasi pantul (Reflected radiationGrh). Besar dari Gth dapat diformulasikan sebagai berikut:

Gth = Gbh + Gdh + Grh

Radiasi matahari sebelum memasuki atmosfer disebut dengan radiasi extraterrestrial. Setelah radiasi matahari memasuki atmosfer bumi, sebagian dari radiasi ini dihamburkan, sebagian diserap dan sebagian diteruskan oleh partikel-partikel yang ada di atmosfer bumi. Gbh adalah radiasi dimana pancaran radiasi pada garis lurus dari matahari ke permukaan bumi atau merupakan radiasi yang diteruskan oleh atmosfer bumi. Gdh merupakan komponen radiasi matahari yang dihamburkan (scattered) oleh partikel-partikel di atmosfer bumi dan kemudian diterima oleh permukaan bumi. Sedangkan Grh merupakan radiasi matahari yang dipantulkan baik itu oleh tanah, benda di permukaan bumi, maupun awan. Grh terkadang diabaikan dalam perhitungan dikarenakan nilainya kecil. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:

radiasi

Gambar 1. Komponen radiasi matahari (Al Riza, 2011)

Kebanyakan stasiun cuaca hanya memiliki data untuk Gth yang diukur dengan pyranometer. Untuk pengukuran komponen-komponen radiasi yang lengkap diperlukan alat ukur yang dapat mengukur masing-masing komponen radiasi diantaranya adanya pyrheliometer (untuk mengukur direct radiation) dan pyranometer dengan shading disc (untuk mengukur diffuse radiation). Demikian sekelumit pengetahuan mengenai radiasi matahari terestrial, semoga bermanfaat. (DFA)

 

Referensi:

Al Riza, DF, 2011, “Sizing Optimization of Standalone Photovoltaic System for Residential Lighting”, Master Thesis, Mechanical Engineering Department, Universiti Teknologi Petronas

Al Riza, DF, 2013, Materi Kuliah Energi dan Listrik Pertanian – Energi Surya, Jurusan Keteknikan Pertanian, Universitas Brawijaya

 

Categories: Artikel Energi Tags:

Kuliah Tamu Villanova University

Kuliah tamu dan sharing informasi tentang studi di USA diadakan pada tanggal 24/04/2014 di Aula FTP Gedung F Lantai 2 berjalan lancar. Berikut file presentasi yang disampaikan oleh Prof. Justinus dari Villanova University:

 

2014 Presentation – Brawijaya – 042414 – Non technical – Villanova

2014 Presentation – Brawijaya – 042414- Technical – Villanova_2

 

 

Categories: Uncategorized Tags:

Rekruitmen Asisten Praktikum Sistem Kontrol 2014

Telah dibuka pendaftaran asisten praktikum sistem kontrol 2014.

Pengumuman dan formulir dapat didownload disini:

Selebaran Rekrutmen Asisten SISKON 2014

 

Categories: Uncategorized Tags:

Daftar PKM lolos pendanaan 2014

January 28th, 2014 No comments

Daftar Penerima Dana untuk Program Kreatifitas Mahasiswa 2014 dapat dilihat di link berikut:

http://simlitabmas.dikti.go.id/fileUpload/pengumuman/lampiran_III_penerima_hibah_2014_pkm.pdf

 

Selamat untuk mahasiswa-mahasiswa yang lolos terutama mahasiswa UB khususnya FTP dan terlebih khusus TEP. Kerjakan dengan sebaik2nya. Semoga bisa lolos sampai PIMNAS dan mendapat medali.

Categories: Uncategorized Tags:

Kurikulum FTP 2013-2014

January 28th, 2014 No comments

Berikut adalah kurikulum dan silabus (belum lengkap) untuk mahasiswa angkatan 2013

Kurikulum dan Silabus FTP 2013-2014

Silahkan konsultasi dengan dosen pembimbing untuk KRS.

 

DFA

 

Categories: Pengumuman Tags:

Nilai UTS akhir MK Thermodinamika dan ELP

January 24th, 2014 No comments

Nilai MK Thermodinamika UTS (Untuk nilai akhir silahkan konfirmasi ke pak Bambang Susilo dan Pak Fajri)

NILAI UTS Thermodinamika 2013 WAN-DFA Kelas BEHK

 

Nilai MK Energi dan Listrik Pertanian UTS (Untuk nilai akhir silahkan konfirmasi ke pak Bambang Dwi Argo dan Bu Maya)

Nilai ELP UTS 2013 Kirim 240114

Categories: Uncategorized Tags:

Nilai MK Fisika Kelas B, H, O, I (2013)

January 24th, 2014 No comments

Berikut adalah nilai MK Fisika Akhir untuk kelas B, H, O, dan I

Nilai Final UAS Fisika 2013 DFA Kelas B-H-O-I

Categories: Uncategorized Tags:

Nilai MK Elektronika dan Instrumentasi (Revisi)

January 21st, 2014 5 comments

Berikut adalah nilai MK Elektronika dan Instrumentasi Ganjil 2013/2014

Karena ada perubahan kesalahan input nilai praktikum berikut adalah revisi nilai ELINS terahir:

Nilai ELINS 2013 REVISI 2

Categories: Nilai Mata Kuliah Tags: